Kecewa, Jalan Sungailiat – Bakam tak Kunjung diperbaiki, Warga : Pajak, Bayar Teruss, Jalan Rusak, tak Diurus

banner 468x60

Warga Keluhkan Jalan Rusak  dan tidak ada Perhatian dari Pemerintah

Pewarta-Indonesia, Sungailiat, Bangka – Warga masyarakat  Kecamatan Pemali dan Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka mengeluhkan tidak adanya perhatian  dari pihak pemerintah daerah terhadap  kondisi jalan yang sudah bertahun – tahun mengalami kerusakan parah dan berlubang. Keluhan warga masyarakat dari dua wilayah kecamatan itu itu bukan tak beralasan, mengingat, jalan  yang merupakan penghubung Kota Sungailiat – Kecamatan Bakam  merupakan satu – satunya akses jalan utama bagi warga masyarakat yang berada dan tinggal di lima Desa di sepanjang jalan tersebut.

 

Dengan kondisi ini warga masyarakat khususnya warga Desa Penyamun, Bukit Layang, Mabat dan Mangka mengalami kesulitan untuk menggunakan akses jalan pemerintah sehingga lebih memilih menggunakan akses jalan perkebunan masyarakat saat ingin melakukan aktivitas ke Kota Sungailiat.

 

“ Kami dan masyarakat lainnya yang tinggal di sini dan tinggal di Desa lainnya yang dilewati jalan ini sangat prihatin dan mengalami kesulitan saat ingin bepergian keluar kampung akibat jalan yang rusak dan penuh dengan lubang – lubang. Sehingga kami pun lebih memilih jalan kebun masyarakat jika ingin melakukan aktivitas ke Kota Sungailiat,” ucap salah satu warga setempat kepada media ini, Kamis ( 12/02/2025 )

 

“ Kami dan warga lainnya merasa heran kenapa pemerintah daerah terkesan masa bodoh dan tidak ada perhatian terhadap kerusakan jalan kami, sementara jalan – jalan di kampung lain bagus – bagus dan rusak sedikit langsung direhabiltasi oleh pemerintah daerah, sedangkan jalan kami sudah bertahun – tahun mengalami rusak parah, namun pemerintah tidak mau memperbaikinya,” keluh warga asal dari Desa Bukit Layang yang kesehariannya bekerja berjualan sayur ke Kota Sungailiat.

 

“ Setoran Pajak disuruh  jalan terus, jalan rusak tidak diurus,” tambahnya dengan nada kesal.

 

Ketua BPD Desa Bukit Layang Angkat Bicara

 

Terkait kerusakan jalan yang merupakan akses jalan utama masyarakat yang hingga kini tak kunjung di perbaiki oleh pemerintah daerah, Ketua BPD Bukit Layang Teguh Ariyanto angkat bicara. Kepada Media Reportase Babel dan Citizen Journalis mengatakan titik kerusakan jalan poros penghubung Sungailiat – Bakam itu dimulai dari  Desa Puput, Desa Penyamun hingga Desa Bakam, namun yang terparah berada di ruas jalan antara  Desa Bukit Layang dan Desa Mabat.

 

“ Kerusakan jalan Sungailiat – Bakam itu berada disepanjang jalan dari Desa Puput, Desa Penyamun hingga Bakam, dan yang paling parah kerusakan jalan berada di ruas jalan antara Desa Bukit Layang dan Desa Mabat kondisi jalan penuh dengan lubang,” ucap Teguh saat dikonfirmasi.

 

Kepada media ini Teguh juga menjelaskan jika persoalan kerusakan jalan tersebut sudah disampaikan, baik ke pihak Pemerintah Kabupaten Bangka maupun ke pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Bahkan, masih sambung Teguh, sudah dilakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) bersama DPRD Kabupaten dan Provinsi namun hasil dari RDP tersebut nihil dengan alasan pemerintah tidak punya cukup anggaran untuk melakukan perbaikan jalan masyarakat penghubung Sungailiat – Bakam.

 

“ Itulah jawaban dari hasil Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) kami bersama DPRD Kabupaten maupun Provinsi, pemerintah tidak punya cukup angggaran untuk memperbaiki jalan masyarakat yang berada di pedalaman yang  jauh dari Kota Kabupaten, ini adalah fakta dan nasib dari warga masyarakat di beberapa Desa sepanjang jalan tembus dari Sungailiat – Bakam,” ungkap Teguh prihatin atas nasib warga Desanya dan Desa terdampak lainnya.

 

“ Yang paling menyedihkan bagi warga disini adalah jawaban Pemerintah Kabupaten yang memvonis jika jalan poros Sungailiat – Bakam itu bukanlah aset Pemerintah Kabupaten Bangka, melainkan aset Pemerintah Provinsi, sehingga mereka belum bisa membantu perbaikan jalan tersebut, pertanyaannya sekarang apakah masyarakat yang berada dan tinggal di sepanjang jalan itu juga adalah aset Pemerintah Provinsi, sehingga Pemerintah Kabupaten hilang perhatian dan tidak bisa membantu walaupun sebatas pengusulan perbaikan jalan ke pihak pemerintah diatasnya?,” tegasnya.

 

Warga Berharap Dana Inpres untuk Perbaikan Jalan Sungailiat – Bakam Terealisasi Tahun 2026

 

Namun demikian Teguh Ariyanto selaku Ketua BPD dan warga  tidak kehilangan asa untuk terus berjuang dan mendesak pemerintah agar dilakukan perbaikan jalan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan  akses jalan demi kemajuan daerah tempat tinggal mereka.

 

Informasi terakhir yang mereka terima adalah, Pemerintah Daerah mewacanakan perbaikan jalan Sungailiat – Bakam akan dilakukan pada tahun 2026 ini, dengan menggunakan dana Inpres Pemerintah Pusat.

 

“ Walaupun ini baru wacana rencananya pemerintah daerah akan memperbaiki jalan tersebut pada tahun 2026 ini dengan menggunakan dana Inpres Pemerintah Pusat, kami berharap hal ini terealisasi sehingga masyarakat kami juga turut menikmati hasil pembangunan dan perbaikan jalan yang warga dambakan selama ini,” harap Teguh di akhir penjelasannya. (*)

Penulis : henns citizen

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *